TUHAN : “bukan kepala urusan kepegawaian”
Banyak kata yang terucap darinya, sampai pada akhir wacana dalam media telivisi, satu untaian kata tersirat :
TUHAN, bukan kepala urusan kepegawaian !!
Tegasnya sambil bersenda gurau
Malam ini aku menyaksikan tayangan seru dengan penuh banyak makna. Awalnya sambil memeriksa instalasi komputer dikantor, ditemani oleh telivisi depan bangku.
TV One yang saat itu aku saksikan, tak sengaja kulihat dengan cepatnya sosok lelaki yang aku kagumi akan berdiskusi dalam acara malam itu. Mahfud MD.
Yah, langsung saja kuikuti dari awal sampai berakhirnya acara yang disajikan oleh media telivisi TV One dalam acaranya Jakarta Lawyer Club yang dibawakan oleh Bang Karni Ilyas.
Tahu kenapa aku mengaguminya *Mahfud MD*.
Pertama beliau adalah sosok Hakim yang menduduki posisinya teratas dalam kehakiman, yaitu Mahkamah Konstitusi *menurut saya (maaf kalau salah).
Kedua beliau adalah lelaki yang berasal dari kampung yang sama denganku, yaitu Madura.
Ketiga beliau adalah menomersatukan Agama dan sang Pencipta dalam segalaNya.
Mahfud MD memiliki cita-cita menjadi Guru Agama di masa kecilnya. Alhasil dari keinginannya, ia mendapatkan penghargaan yang tidak sesuai dengan cita-citanya, yaitu mendapatkan program pendidikan hukum di UGM (universitas gajah mada). Semasa studinya, ia juga merangkap program S1 di UI (universitas indonesia). Proses pembelajarannya akan dunia hukum menyaluti sosok pengajar (dosen) sehingga dia berubah berkeinginan untuk menjadi dosen karena argumentasinya adalah *muda-muda pinter*.
Proses demi proses dilewatinya dengan kesungguhan, sehingga ia banyak belajar sampai akhirnya berkeinginan untuk menjadi seorang hakim sampai sekarang.
Yang bisa aku simpulkan dari tontonan malam ini adalah ternyata TUHAN itu tidak pernah membatasi apa yang kita inginkan. Mulai dari A, B sampai Z. Begitu banyaknya keinginan dan cita-cita Mahfud MD semasa kecilnya dulu. Dan akhirnya, sekarang ia mendapatkan semua yang dicita-citakan. Mulai dari menjadi Guru Agama, menjadi Pengajar (dosen) sampai menjadi Hakim.
Semuanya bergantung dari pikiran KITA dan segala sesuatu adalah merupakan coretan Yang Maha Kuasa ,,
TUHAN : “bukan kepala urusan kepegawaian”…
salam dykapede
sehat sukses selalu
Posted on December 26, 2011, in Sehat Sukses Selalu.... Bookmark the permalink. 4 Comments.





dukungan dech om eehehe
keren ih kalimatnya
salam kenal mas dari blogger Pontianak
salam persahabatan yaaa..
Tuhan punya kepentingan besar yang di amanahkan pada jabatan yang besar
TUHAN : “bukan kepala urusan kepegawaian”
tapi orang yang baik, dia bekerja untuk Tuhan
hehehehe