Fakta membuktikan, responsibilitas pemikiran orang banyak terpengaruh mengenai istilah BUGIL. Tapi tunggu dulu, bicara tentang BUGIL, jangan rubah pola pikir anda ketika membacanya (syukur-syukur tidak membayangkan) karena bisa kacau. Tapi biarlah, karena kasihan,  saya munculkan gambar dengan mengikutsertakan judul diatas ya, dan ini dia gambarnya Read the rest of this entry »

Bebek Goreng itu yang bikin enak apanya hayooo? Yang bikin enak B nya. Kalau ga ada “B”

kan jadi EEK GORENG! siapa yang mau? Read the rest of this entry »

Pernah ada anak lelaki dengan watak buruk…?

Ayahnya memberi dia sekantung penuh paku, dan menyuruh memaku satu batang paku dipagar pekarangan setiap kali dia kehilangan kesabarannya atau berselisih paham dengan orang lain. Hari pertama dia memaku 37 (tiga puluh tujuh) batang dipagar. Pada minggu-minggu berikutnya dia belajar untuk menahan diri, dan jumlah paku yang dipakainya berkurang dari hari ke hari. Dia mendapatkan bahwa lebih gampang menahan diri daripada memaku di pagar. Akhirnya tiba hari ketika dia tidak perlu lagi memaku sebatang paku pun dan dengan gembira disampaikannya hal itu kepada ayahnya. Ayahnya kemudian menyuruhnya mencabut sebatang paku dari pagar setiap hari bila dia berhasil menahan diri atau bersabar.

Read the rest of this entry »

Kapasitas otak kita memang terbatas. Itu sebabnya, kita takkan bisa mengingat semuanya yang terjadi sepanjang hidup kita. Termasuk isi percakapan yang kita lakukan dengan siapa saja dalam 24 hari. Parahnya, seringkali “hilangnya” isi percakapan terjadi saat kita berada ditengah pembicaraan penting. Namun, jangan berkecil hati jika Anda mengalaminya. Menurut para ahli, hal ini bisa terjadi pada semua orang. Nah, saya punya tips dan triknya agar anda tak selalu kehilangan isi pembicaraan, cobalah beberapa dari 9 tulisan berikut : Read the rest of this entry »

KELEMAHAN<<<<< ??? >>>>>KELEBIHAN

1.   Egois————————————————–Tegas, Mantap

2.   Terlalu Percaya Diri——————————–Ulet dan Gigih

3.   Kurang Percaya Diri——————————–Smart

4.   Gampang Emosi————————————-Berjiwa Pemimpin

5.   Kurang Komunikatif——————————–Berpengalaman

6.   Merasa Senior—————————————Berjiwa Sosial

7.   Malas————————————————-Dapat Diandalkan

8.   Mencari Kambing Hitam————————–Wajah Cantik

9.   Ceroboh———————————————Supel

10. Keras Kepala—————————————Suka Tantangan

11. Pemberontak————————————–Kreatif

12. Omong Kosong————————————Tekun

13. Tidak Percaya————————————-Rendah hati

14. Kurang Kontrol———————————–Logis

15. Kurang Perhatian———————————Sportif

16. Tidak Tepat Waktu——————————–Protektif

17. Tidak Sabar—————————————-Toleran

18. Tidak Konsisten———————————–Energik

19. Lamban——————————————–Rapih dan Cekatan

20. Boros———————————————-Inspiratif

21. Tidak Fokus—————————————Berprinsip

22. Terlalu Kaku————————————–Loyal

23. Tidak Ekspresif———————————–Rajin Beribadah

24. Kurang  Serius————————————Komunikatif

25. Tidak Terbuka————————————Dewasa

26. Takut Pada Bawahan—————————-Taktis

27. Kurang Kreatif———————————–Antisipatif

28. Terlalu Banyak Merokok———————–Humoris

29. Pilih-pilih Bergaul——————————-Terus Terang

30. Tua-tua Keladi———————————–Assertive

Percaya dan Ketahuilah bahwa seseorang yang hingga kini bersama kita, dialah orang yang sangat sayang dengan kita. Keluarga, Lingkungan dan Teman bahkan orang GILA sekalipun !!!

Jika keras, lembutkanlah dia

Jika panas, dinginkanlah dia

Jika malas, rajinkanlah dia

Jika jauh, dekatkanlah dia

Jika merah, putihkanlah dia

Jika buruk, baikanlah dia

Jika bodoh, pandaikanlah dia

Jika takut, beranikanlah dia

Diatas Langit, Masih Ada Langit, jangan abaikan semua yang sudah anda dapatkan dariNya [yakin] dan jangan pula hentikan apa yang sudah anda lalui dariNya [yakin]…life is colourfull



Belakangan ini, banyak media memberitakan mengenai kasus Bank Century. Banyak pula pejabat-pejabat negara yang namanya sempat diberitakan terlibat di dalamnya. Alhasil, hampir setiap hari media massa dan telivisi tidak lepas dari catatan itu. Sebetulnya, saya sendiri tidak tahu-menahu mengenai kasus tersebut. Hanya saja karena malam hari ini saya diundang untuk menghadiri acara dialog yang  kebetulan temanya tentang Bank Century, akhirnya saya membuat catatan POLITIK deh!

5 hari yang lalu, undangan datang dan saya pun mengkoordinir 20 mahasiswa di PAKARTI LUHUR untuk ikut berdiskusi tentang kasus ini. Dengan mengendarai bus kampus BL , dan terjebak macet tol [karang tengah - tomang - slipi] akhirnya saya dan anak-anak tiba. Dalam acara tersebut dihadiri oleh para pakar dan pejabat negara, walaupun dalam acara kali ini hati saya merasa sakit karena mendapatkan penyampaian yang tidak wajar dari seseorang [nggak penting] dan, wah… akhirnya saya ketemu dengan bang POLTAK dari medan yang silsilahnya aktor dalam film gerhana bulan, kini menjabat dan menduduki kursi dalam keanggotaan DPR RI. Hehehe dalam hati…[kapan jadi anggota DPR].

Dalam kasusnya, DPR mengadakan rapat paripurna dan menentukan Panitia Anket Century. Kabarnya, ketua DPR Marzuki Alie menetapkan Panitia Angket Bank Century yang beranggotakan 30 orang dari sembilan fraksi pengusul, diantaranya :

Delapan orang dari FPD yakni Achsanul Qosasi, Agus Hermanto, Anas Urbaningrum, Benny K Harman, I Wayan Gunastra, Raditya Gambiro, Ruhut Sitompul, dan Yahya Sacariria.

Enam orang dari FPG adalah Ade Komaruddin, Agung Gunanjar, Bambang Soesatyo, Idrus Marham, dan Melkiyas Mekeng.

Lima orang FPDIP yakni Eva Kusuma Sundari, Ganjar Pranowo, Gayus Lumbuun, Hendrawan Supratikno, dan Maruarar Sirait.

Tiga anggota Pansus dari Fraksi PKS adalah Andi Rahmat, Fahri Hamzah, dan Mahfudz Siddik.

Di Fraksi PKS, salah satu anggotanya yang menandatangani usulan hak angket Century sejak awal dan masuk dalam Tim Sembilan (kelompok inisiator), Muhammad Misbakhun, tidak diusulkan fraksinya menjadi anggota Panitia Angket.

Dua nama dari FPAN adalah Asman Abnur dan Tjatur Sapto Edy. Anggota FPAN Candra Wijaya yang masuk dalam Tim Sembilan, tidak diusulkan fraksinya menjadi anggota Panitia Angket.

Dua nama dari FPKB yakni Anna Mu`awanah dan Marwan Ja`far dan dari FPPP yakni Romahurmuziy dan Ahmad Yani.

Kemudian, masing-masing satu nama dari Fraksi Hanura yakni Akbar Faisal dan dari Fraksi Gerindra Ahmad Muzani.

Yah, siapa yang tidak mengenali gambar disamping? Dari 30 (tiga puluh) nama diatas, ada sebanyak 20 mahasiswa langsung  bertemu, berdiskusi dan berdialog dengan satu diantara 30 nama diatas. Sosok yang tegas dan memiliki ciri khas ini sempat diminta pertanggung jawaban oleh Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD mengenai perkataan “BANGSATNYA” kepada pimpinan Pansus Centurygate  Gayus Lumbuun bisa diadukan masyarakat ke Badan Kehormatan (BK). Tak ayal Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD menanggapi ulah “Si Poltak”. lanjut—>

“Dalam politik itu biasa saja tapi kalau sudah kelewatan begitu, kalau ada yang menganggap itu kelewatan kan ada kode etik. Badan Kehormatan, saya kira itu yang bisa menjelaskan.

Bahkan, masyarakat bisa melaporkan hal itu bila merasa dirugikan.

“Itu perlu pengaduan. Saya kira Anda juga bisa mengadukan sebagai orang yang diwakili. Terserah,” katanya.

Menurut Mahfud, jika pengaduan sudah diterima Badan Kehormatan (BK) DPR, maka sanksi yang akan diterapkan sudah menjadi wewenang BK.

“Kasus Ruhut ini tidak tahu sejauh mana sebab bisa juga itu dinilai sebagai hal biasa karena emosi. Dan akan berat karena dia menjabat anggota DPR,” jelasnya.

Kejadian ini semua pasti ada sebab dan akibatnya. Saya yakin, kejadian saat itu, semuanya didasari oleh jiwa dan hati nurani yang baik, demi kepentingan bersama. Tapi tunggu dulu, bicara mengenai kasus Bank Century, rupanya seorang wanita yang merupakan salah satu nasabah Bank Century yang ingin uangnya kembali, beraksi di depan umum! Nih dia hasil mbah google.

Gayatri Panaskan Bank Century

Kembali pada diri sendiri. Introspeksi dan mencari pemikiran serta solusi yang jitu untuk kasus dan kejadian ini. Pelan tapi pasti! Akan tetapi, perlu di garis bawahi, bahwasannya semua ini hanyalah titipan yang maha esa. Kita diberi suatu masalah, untuk kita hadapi dan agar tidak lupa terhadapNya.

Berdo’a dan  Berusaha untuk menyelesaikan masalah sehingga mendapatkan satu titik terang untuk kehidupan yang sejahtera dan semoga semuanya tidak berpikir terlalu lama, karena bisa mem-pening-kan kepala [patut ditiru, dari pemain film, pengacara, sampai menjadi anggota DRP RI] kata bang poltak Ruhut Sitompul si raja minyak dari medan. Salut…^_^…V

Read the rest of this entry »

Mumpung kita masih muda dan juga diberi umur panjang juga kesehatan kalau bisa jangan ada rasa malas untuk belajar.
Hidup memang penuh perjuangan….

Mantan Presiden Abdurrahman Wahid telah menjalani pencabutan gigi gerahamnya di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta, siang tadi.


JAKARTA – Mantan Presiden Abdurrahman Wahid telah menjalani pencabutan gigi gerahamnya di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta, siang tadi.

Menurut staf Humas RSCM Yati, tim dokter mencabut gigi Gus Dur, sapaan Abdurrahman Wahid, sekira pukul 13.00 WIB, Senin (28/12/2009). Menurut dia, kondisi kesehatan pendiri Partai Kebangkitan Bangsa itu sudah mulai membaik, meski masih menjalani perawatan. “Kondisinya baik,” ungkapnya.

Namun belum ada kepastian kapan tokoh Nahdlatul Ulama itu bisa meninggalkan rumah sakit.”Nanti dikonfirmasi, keluarga belum bersedia,” kata Yati.

Pihak keluarga yang dikonfirmnasi okezone, juga tidak bersedia memberikan keterangan terkait kondisi kesehatan Gus Dur terakhir, pascadicabut gigi.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Gus Dur sempat dilarikan ke RS lantaran kadar gula darahnya turun. Kondisi kesehatan Gus Dur drop saat tengah berziarah ke makam Ibu Nyai Fatah di Pesantren Bahrul Ulum, Tambak Beras, Jombang.

Sebelum ke Jombang, Gus Dur terlebih dulu menyempatkan diri bersilaturrahmi ke kediaman KH Mustofa Bisri di Rembang, Jawa Tengah.

Selamat Jalan Guru Bangsa. Semoga Amal dan Ibadahmu mengantarkan menuju surga Allah S.W.T…

Sumber : www.id.msn.com

Siapa yang tidak menyukai suara musik? Banyangkan saja, hampir setiap hari kita mendengarkan alunan musik yang berbeda-beda. Ketika keluar rumah, gemuruh suara kendaraan bermotor lalu lalang melintasi kedua kuping kita dan ketika istirahat dalam rumah, tangisan anak-anak membangkitkan amarah dan kasih sayang terhadapnya. Dan semua ini tidak pernah kita sadari, jika suara-suara yang pada saat itu kita dengarkan,  secara tidak langsung membentuk dan mambuat otak kita berpikir. “Percaya atau tidak percaya”…[jangan percaya saya, karena nantinya akan musrik]. Hee…^_^…V

Beberapa hari yang lalu, saya membimbing anak-anak mahasiswa dan mahasiswi PAKARTI LUHUR untuk berkunjung ke stasiun Telivisi Republik Indonesia (TVRI) dalam acara diskusi Teknologi dan Komunikasi yang dihadiri Bapak Polisi, Dishub dan Pakar-pakarnya. Saat itu, hampir tidak ada perencanaan untuk menghadiri undangannya. Tiba-tiba, dengan waktu dan kondisi yang memungkinkan, akhirnya kami pun beramai-ramai pergi menuju lokasi daerah Senayan. Dalam perjalanan, lebih tepatnya dalam bis kota Patas AC 136, seketika suasana berubah ramai dengan candaan dan celotehan anak-anak. Saya pun ikut meramaikannya. Padahal ada banyak penumpang dan semuanya terlihat nampak serius duduk dalam bis kota.  Tidak lama kemudian, salah seorang berdiri depan samping tempat duduk saya sambil mengucapkan salam kepada para penumpang bersama gitar dipelukannya. Seketika saya berimajinasi “seandainya sekarang ada produser atau label musik, pengamen ini pasti dikontrak untuk manggung di kafe-kafe”..wink-wink..”!!

Setelah cukup lama si pengamen membawakan lagu-lagunya, akhirnya salam terakhir terucap darinya. Tanda selesai sudah konser si pengamen dalam bis kota dan akhirnya tujuan kami pun tiba.

Jam berapa ka’ dyka? “tanya seorang mahasiswa”. Tak banyak bicara, saya pun bergegas menyuruh semua anak-anak untuk masuk ke dalam ruangan off airnya [kalau datang, kenapa sering terlambat ya] ternyata acara sudah dimulai. Duduk diam memperhatikan Bapak-bapak depan kita berdiskusi. Bercanda dan bertanya pada sesi akhir untuk setiap perwakilan Perguruan Tinggi dan akhirnya acara pun selesai. Salah satu anak bergegas untuk keluar dari ruangan itu menuju toilet [kebelet di tahan-tahan, untungnya ga ngompol dalam ruangan]…hee dan saya menjepretnya!

Hahaha, apa yang anda pikirkan??! Gambar disamping adalah hasil pencarian mbah GOOGLE, agar supaya kita sama-sama tertawa melepaskan kepenatan hati (wakakakakakakakakakakakaka)..!

Tidak lama kemudian, saya dan anak-anak berkumpul kembali untuk merasakan makanan nasi bungkus. Enaknya masakan saat itu. Ceritanya setiap ada acara, mendapatkan subsidi makan dan minum gratis plus rupiah juga. MAU, dan suasana berubah menjadi semakin gila. Tak terasa waktu semakin malam. Kami semua bersiap-siap untuk pulang sambil menunggu datangnya bis kota Patas AC 136 jurusan Karawaci – Tangerang.

Lamanya bis ini (dalam hati)! Dari kejauhan, terlihat hidung dari besarnya kepala bis itu. Tak sabar, karena cukup lama kami menunggu kedatangan bis kota dan akhirnya bis kota pun tiba. Kami pun beramai-ramai naik dan mencari tempat duduk masing-masing. Alangkah sedihnya. Ternyata keadaan dan suasana dalam bis penuh sesak dengan banyaknya penumpang saat itu. Saya pun berdiri disamping para penumpang lainnya. Terlintas benak dalam hati, ide jernih saya muncul, “think2″. Kebetulan saat itu saya membawa kamera digital, boleh pinjam temen satu kantor dan ini dia hasilnya :

Judulnya (apa ya)..ehm..1. Letih…

2. Laper…

3. Lama…

4. Long Distance…

Sambil berpikir, ketika itu saya tidak sopan. Kenapa? Bayangkan saja. Kamera boleh pinjem..malah jepret kanan-jepret kiri, ditambah nggak bilang sama model-model photonya (syukur-syukur meraka pada nggak minta bayaran) tapi bagus juga hasilnya. Dari 4 photo diatas, semuanya diambil dadakan dan tiba-tiba tanpa ada ucapan permisi dari mulut saya. Begitulah keadaan seorang pekerja. Setelah seharian berada dalam ruangan menyelesaikan tugas dan kewajibannya, pikirannya tidak berhenti setelah mengakhiri pekerjaannya. Entah apa yang ada dalam benak pikiran masing-masing, yang lebih jelasnya tidak seperti pengamen muda yang satu ini. Jam 6 petang, gelap gulita ditengah himpitan penumpang masih mengeluarkan suara merdunya di kala suasana sunyi itu.

Betapa pun tingginya semangat kerja, pasti ada masanya Anda merasakan jenuh pada pekerjaan. Ketika rasa jenuh itu begitu mengganggu, konsentrasi kerja jadi terhambat. Akhirnya, pekerjaan tak bisa diselesaikan dengan baik. Jika itu yang tengah terjadi pada diri Anda, mulailah melakukan langkah-langkah berikut.

* Buat prioritas
Ketika Anda tak dapat memusatkan pikiran ke pekerjaan, strategi terbaik adalah dengan menempatkan diri dalam autopilot. Rata-rata, setiap tiga menit para karyawan mengganti topik pekerjaan mereka, menelepon, atau membuka dokumen baru. Mulailah dengan membuat daftar semua tugas yang harus dikerjakan. Susun tugas Anda berdasarkan prioritas. Selesaikan setiap tugas sebelum mengerjakan tugas berikutnya. Kedengarannya sangat sederhana, tetapi cara ini dapat membantu Anda untuk lebih fokus.

* Istirahat
Setiap jam atau setiap menyelesaikan suatu tugas, sebaiknya istirahat selama 5 menit. Tinggalkan meja kerja dan hirup udara segar atau sekadar menyeduh segelas teh untuk menghangatkan tubuh. Bila keadaan memaksa Anda terbelenggu di meja kerja, gunakan waktu 5 menit untuk merenggangkan diri, berselancar di internet, main game solitaire, atau hanya sekadar menutup mata selama beberapa detik.

* Tidak mau diganggu
Orang yang suka mengganggu, biasanya pada saat-saat seperti ini jadi orang yang paling mengesalkan. Tunjukkan bahwa Anda sedang tak ingin diganggu. Bila punya ruangan sendiri, tutup pintu. Tunjukkan bahwa Anda sedang tak ingin diganggu. Bila tak punya ruangan sendiri, Anda dapat memperlihatkan sikap sibuk dengan memusatkan perhatian pada ketikan dan layar monitor komputer atau memasang earphone sambil bekerja. Jadwal ulang agenda rapat dan kurangi beban kerja yang berlebihan.

* Hindari kafein
Ada orang yang merasa dengan minum kopi dirinya akan menjadi lebih segar. Tetapi dia tidak menyadari, kafein dapat membuat detak jantung menjadi lebih cepat dan meningkatkan stres. Hindari mengonsumsi kafein. Sebaliknya, minumlah air putih yang banyak.

* Relaksasi
Olahraga rutin terbukti bisa mengurangi stres. Anda dapat menggunakan sedikit dari jam makan siang untuk mengendurkan otot-otot yang tegang. Keluarlah dari gedung dan jalan kaki. Lakukan latihan melemaskan otot-otot yang tegang. Angkat bahu setinggi mungkin, tahan beberapa detik, lalu lepaskan. Lakukan 10 kali dan perasaan tegang akan hilang. Tahan gerakan yang melepas hormon endorfin yang membantu menstimulasi kepekaan terhadap kesehatan.

* Tata ulang meja kerja
Cara Anda menata tempat kerja dapat membantu Anda merasa relaks. Menurut salah satu penelitian, menempatkan satu atau dua macam tanaman di tempat kerja dapat mengurangi stres dan memperbaiki produktivitas. Anda tidak memiliki jendela? Ciptakan hijau-hijauan artifisial. Foto keluarga atau foto yang paling Anda sukai atau bahkan kenang-kenangan pada waktu liburan yang paling mengesankan juga dapat memberikan tempat pelarian secara psikologikal.

* Mengkhayal
Kumpulkan brosur-brosur tentang liburan ke tempat-tempat yang sangat ingin Anda kunjungi atau tempat yang pernah dikunjungi. Bila sedang jenuh, keluarkan foto-foto tadi, tataplah, dan bayangkan Anda sedang berada di sana. Tutup mata dan bayangkan suara serta aroma tempat tersebut.

* Tarik napas
Bila sedang dilanda stres, kita cenderung menarik napas dengan cepat dan pendek-pendek. Lakukan sebaliknya, yaitu tarik napas dalam-dalam. Cara ini mengalirkan oksigen ke darah dan menenangkan pikiran.

* Sadari kenyataan
Semua orang pasti pernah merasakan betapa waktu berjalan sangat pelan. Anda tidak dapat dan tidak perlu menghindarinya. Terima kenyataan bahwa ada hari-hari di mana Anda tidak dapat memusatkan 100 persen perhatian pada pekerjaan. Jadi, ikutilah tips di atas tadi agar dapat melewati hari Anda, menunggu saatnya pulang kantor, kembali ke rumah, dan istirahat agar keesokan harinya Anda dapat memulai kembali hari dengan lebih baik.

Keep Struggle cause LIFE IS COLOURFULL

Sumber : Susilowati

Alexa Certified Traffic Ranking for www.dykapede.wordpress.com

CO.CC:Free Domain
rumahblogger.com, rumahnya blogger indonesia!

Dysayangnya

D3pd Belajarnya Disini Juga